LKPD
tanpa RPP??? Mana ada???
Halo
Doys…
Bagaimana
nih kabarnya? Baik-baik aja kan?
Disini
SparklingDoy akan membahas seputar LKPD. Kemarin sempat disinggung sedikit
mengenai ap aitu LKPD dan fungsinya apa. LKPD atau LKS sama ya, lembar kerja
peserta didik, atau lembar kegiatan siswa
Tapi
kali ini SparklingDoy akan menginformasikan bagaimana cara Menyusun LKPD, beserta
komponen-komponennya.
Jadi
LKPD sebenarnya saat ini ada LKPD untuk pembelajaran daring (dalam jaringan),
dan LKPD untuk pembelajaran luring (luar jaringan).
Untuk
LKPD daring, dapat dibantu dengan video praktikum, laboratorium virtual, dan sebagainya.
Sedangkan untuk LKPD luring, biasanya dilakukan di dalam laboratorium sekolah/universitas
dalam bentuk modul.
Lalu
di dalam LKPD itu harus ada apa aja?
Pertama,
tentunya ada judul. LKPD jika tidak dilengkapi judul, maka siswa tidak akan
mengetahui ini lembar kegiatan apa?
Kedua,
identitas LKPD. Identitas disini variative. Bisa kelas atau untuk semester
berapa, alokasi waktu, tema, pembelajaran, dan lain-lain)
Ketiga,
ada identitas siswa. Disini identitas siswa ada nama, nomor absen, atau bisa
dikreasikan sesuai keinginan Doys ya
Keempat,
ada tujuan LKPD. Nah tujuan di LKPD juga penting nih, agar siswa dapat mengetahui
mereka mengerjakan LKPD ini tuh untuk apa dan nantinya mau dapat apa/meraih
apa?
Kelima,
ada kajian Pustaka. Ini bisa optional sih sebenernya Doys.. jadi bisa dicantumkan
jika perlu
Keenam,
ada alat dan bahan. Tentunya ini juga penting sekali ya. Kalau tidak ada alat
dan bahan, lalu siswa mau melakukan pengamatan/percobaan pakai apa?
Ketujuh,
ada Langkah kegiatan. Langkah kegiatan ini, SparklingDoy sarankan jangan
terlalu detail ya memberikan prosedurnya. Biarkan siswa Doys mengeksplor
sendiri, yang penting tetap berpatokan pada tujuan pada percobaannya. Jadi prosedurnya
diberikan singkat-singkat saja jangan terlalu mendetail, okidoki Doys?
Kedelapan,
ada tabel pengamatan (penyajian data). Beberapa penyajian data dapat berupa
narasi, tabel, dan sebagainya. Jadi menyesuaikan percobaannya ya Doys..
Kesembilan,
ada pengujian (pertanyaan). Nah disini agar kemampuan, pengetahuan siswa dapat
terasah gitu. Jika telah melakukan percobaan, sebaiknya diberikan pertanyaan
yang terkait dengan percobaan tersebut. Begitu ya Doys…
Kesepuluh,
ada kesimpulan. Nah kesimpulan ini menjadi penutup dalam LKPD. Siswa dituntun
dapat menyimpulkan dari proses pengamatan yang telah dilakukan.
Kira-kira
begitu Doys, komponen dari LKPD.
Dan
jangan lupa bagi Doys yang menjadi guru, siapkan rubrik penilaian dan kunci
jawabannya ya… sssst, kunci jawaban untuk Doys sendiri yaa, bukan untuk siswa.
Oh
iya, ada yang lebih penting lagi, bahwa LKPD itu harus disusun sesuai dengan
RPP ya, jadi kalau RPP menerapkan model Problem Based Learning, maka LKPDnya juga
menyesuaikan sintaks Problem Based Learning.
Jadi
jangan tiba-tiba ada LKPD/LKS nya, tapi RPP Doys nggak punya????? Waduh gimana
tuh pembelajarannya? Ngawur ga? Ngawur ga? Ngawur lah masa engga, xixixi..
Okidoki
Doys segitu dulu ya blog hari ini, tetap semangat dan stay healthy^^
See u
di blog berikutnya yaaaaaaa
-xoxo,SparklingDoy-