Mengenal
Model Pembelajaran Yang Super Collabs
Halo
Doys…
Cie,
balik lagi nih dengan SparklingDoy.
Kali
ini melanjutkan sambungan kemarin ya, tentang model pembelajaran inovatif.
Jadi,
Doys pasti penasaran kan tentang model pembelajaran yang inovatif itu apa sih
contohnya? Yap, model pembelajaran kolaboratif salah satunya.
Okidoki,
kali ini SparklingDoys mau bahas tentang model pembelajaran kolaboratif. Iya,
kolaboratif. Siapa sih yang nggak kenal kolaboratif? Kolaboratif itu kolaborasi
iya kan? Tentang sebuah tim yang sama-sama ngerjainnya, berbarengan… kurang
lebih seperti itu.
Tapi
memang benar itu sih, menurut KBBI kolaborasi adalah kerja sama untuk membuat
sesuatu. Nah karena disini konteksnya dalam pembelajaran maka, kerja samanya
dalam pembelajaran. Contohnya membentuk kelompok dan berdiskusi tentang suatu topic
yang dilemparkan oleh guru.
Kenapa
harus model pembelajaran kolaboratif?
SparklingDoy
kasih tau alasannya ya.. tapi bagi yang merasa boleh meninggalkan jejak
digital, hahaha…
Ngaku
ya Doys yang susah berpendapat, atau malu saat mengutarakan ide/gagasan? Nah salah
satu alternative penyelesaiannya adalah dengan bekerja kelompok. Disana, Doys
dapat dengan bebas bertukar pendapat, saling menghargai, toleransi, serta
melatih kepercayaan diri. Siapa tau kan diantara Doys disini ada yang ternyata
gugup atau malu saat mengutarakan ide di depan guru/orang banyak, namun lancar
bila di depan orang sedikit/kelompok kecil?
Sehingga,
dengan model ini diharapkan Doys benar-benar aktif dalam pembelajaran. Jangan
bergantung pada kelompok juga. ingat! Dikerjakannya secara bersama-sama, agar
Doys juga mendapat hak untuk belajar ya!^^
-xoxo, SparklingDoy-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar