Rabu, 17 Maret 2021

Mengenal Model Pembelajaran Yang Super Collabs

Halo Doys…

Cie, balik lagi nih dengan SparklingDoy.

Kali ini melanjutkan sambungan kemarin ya, tentang model pembelajaran inovatif.

Jadi, Doys pasti penasaran kan tentang model pembelajaran yang inovatif itu apa sih contohnya? Yap, model pembelajaran kolaboratif salah satunya.

Okidoki, kali ini SparklingDoys mau bahas tentang model pembelajaran kolaboratif. Iya, kolaboratif. Siapa sih yang nggak kenal kolaboratif? Kolaboratif itu kolaborasi iya kan? Tentang sebuah tim yang sama-sama ngerjainnya, berbarengan… kurang lebih seperti itu.

Tapi memang benar itu sih, menurut KBBI kolaborasi adalah kerja sama untuk membuat sesuatu. Nah karena disini konteksnya dalam pembelajaran maka, kerja samanya dalam pembelajaran. Contohnya membentuk kelompok dan berdiskusi tentang suatu topic yang dilemparkan oleh guru.

Kenapa harus model pembelajaran kolaboratif?

SparklingDoy kasih tau alasannya ya.. tapi bagi yang merasa boleh meninggalkan jejak digital, hahaha…

Ngaku ya Doys yang susah berpendapat, atau malu saat mengutarakan ide/gagasan? Nah salah satu alternative penyelesaiannya adalah dengan bekerja kelompok. Disana, Doys dapat dengan bebas bertukar pendapat, saling menghargai, toleransi, serta melatih kepercayaan diri. Siapa tau kan diantara Doys disini ada yang ternyata gugup atau malu saat mengutarakan ide di depan guru/orang banyak, namun lancar bila di depan orang sedikit/kelompok kecil?

Sehingga, dengan model ini diharapkan Doys benar-benar aktif dalam pembelajaran. Jangan bergantung pada kelompok juga. ingat! Dikerjakannya secara bersama-sama, agar Doys juga mendapat hak untuk belajar ya!^^

 

-xoxo, SparklingDoy-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar